Di tengah persaingan industri keuangan yang semakin ketat, perbankan nasional mulai memposisikan rasio Currnt Account Saving Account (CASA) sebagai salah satu indikator strategis yang menentukan daya saing sekaligus profitabilitas.
CASA, yang terdiri dari dana murah berupa giro dan tabungan—menjadi fondasi penting bagi bank untuk menekan biaya dana (cost of fund) sekaligus meningkatkan margin keuntungan.
Bank dengan CASA yang kuat bukan hanya lebih hemat biaya, tetapi juga lebih cepat menawarkan kredit dengan bunga yang lebih menarik dan lebih stabil.
Strategi paling efektif untuk memperkuat CASA saat ini adalah memperluas ekosistem transaksi.
- Bank perlu mendorong nasabah menjadikan rekening mereka sebagai rekening utama untuk aktivitas pembayaran, payroll, hingga transaksi digital.
- Digital banking, integrasi dengan platform e-commerce, layanan pembayaran QR, serta penguatan ekosistem UMKM menjadi faktor penting dalam meningkatkan frekuensi transaksi dan saldo rata-rata rekening.
- Aplikasi mobile banking kini tidak hanya menjadi sarana transaksi, tetapi juga pintu masuk bagi bank untuk mengintegrasikan berbagai layanan finansial dalam satu ekosistem.
Baca: Mesin Baru Profitabilitas Perbankan
Dalam konteks pembangunan ekonomi, struktur pendanaan yang efisien memungkinkan perbankan memperbesar kontribusinya terhadap pembiayaan investasi dan ekspansi usaha.
- Dana murah yang terkumpul melalui CASA dan salah satunya dibangun lewat digitalisasi diharapkan tidak berhenti di neraca bank. Tapi mengalir kembali ke perekonomian dalam bentuk kredit.
- Dan dengan struktur pendanaan yang efisien, bank pun akan mampu menyalurkan kredit dengan bunga lebih kompetitif, pembiayaan ke sektor UMKM dan konsumsi meningkat dan risiko likuiditas menjadi lebih terkendali.
- Di sinilah keterkaitan antara digitalisasi dan ekonomi riil menjadi nyata. Transaksi harian masyarakat—dari belanja kebutuhan pokok hingga pembayaran tagihan—secara tidak langsung memperkuat kapasitas pembiayaan ekonomi.
Sejak beberapa tahun terakhir, Bank BNI telah menghadirkan solusi digital yang inovatif dalam bentuk BNI Mobile Banking dan BNIdirect demi mendorong pertumbuhan CASA.
Baca: Digitalisasi demi Pertumbuhan Nasional
- Jumlah pengguna wondr by BNI pada akhir tahun 2025 pun tercatat melebihi 12 juta pengguna, tingkat keaktifan transaksinya pun jauh lebih tinggi dibandingkan dengan platform yang dikembangkan oleh BNI sebelumnya, sehingga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan tabungan ritel dan penguatan CASA secara signifikan.
- Platform BNIdirect yang mencakup layanan cash management, trade finance, bank guarantee, dan juga supply chain financing untuk segmen korporasi dan bisnis juga terus disempurnakan sebagai strategi transformasi digital.
- BNIdirect sepanjang tahun 2025 juga mencatat pertumbuhan jumlah pengguna yang signifikan, nilai transaksinya pun meningkat lebih dari 25% (yoy), sehingga berkontribusi terhadap penguatan dana giro korporasi.
Baca: Kelola Dana Murah Ala BNI